Video Viral, Ustaz Bachtiar Nasir Minum Air Kencing Unta

Video Viral, Ustaz Bachtiar Nasir Minum Air Kencing Unta

Siapa yang tak kenal dengan Ustaz Bachtiar Nasir? Ustaz ini melambung namanya setelah kasus Ahok menghina Surat Al Maid

Bachtiar Nasir bersama beberapa para ulama menggagas sebuah gerakan fenomenal bernama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI).

Gerakan ini mampu mengerahkan jutaan umat Islam berdemo berjilid-jilid memprotes sikap Ahok yang dituding telah menghina ulama dan umat Islam.

Beberapa kalangan menilai Bachtiar Nasir adalah ulama radikal. Namun banyak yang memuji sikap Bachtiar Nasir dalam membela agama Islam.
Kali ini Bachtiar Nasir membuat heboh linimassa dengan video yang diposting di akun Instagram nya.

Di dalam video itu, Bachtiar Nasir meminum air kencing unta dan susu unta di peternakan unta di Hudaibiyah Mekkah, Arab Saudi.

Di dalam keterangan videonya, Bachtiar Nasir menuliskan hukum tentang bolehnya meminum air kencing dan susu unta.

Lagian yah daripada minum kencing onta buat kesehatan..lah bukankah di Indonesia bnyk tanaman herbal buat kesehatan.. mak kan sdh pernah posting. Daun sudaguri, daun binahong, daun kersem, daun sirsak, daun beluntas , daun seledri semuanya juga buat kesehatan dan banyak lagi…lho….😊Dan asal kamu tahu, Indonesia ini ada 9.600 spesies tanaman yang berkhasiat untuk pengobatan dan memperkuat daya tahan tubuh, itu menurt pakar tanaman herbal alm prof M. hembing

Posted by Mak Lambe Turah on Thursday, January 4, 2018

“Hadits Seputar Kencing dan Susu Unta.

———————- “Beberapa orang dari ‘Ukl atau ‘Urainah datang ke Madinah, namun mereka tidak tahan dengan iklim Madinah hingga mereka pun sakit. Beliau lalu memerintahkan mereka untuk mendatangi unta dan meminum air seni dan susunya. Maka mereka pun berangkat menuju kandang unta (zakat), ketika telah sembuh, mereka membunuh pengembala unta Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan membawa unta-untanya. Kemudian berita itu pun sampai kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjelang siang. Maka beliau mengutus rombongan untuk mengikuti jejak mereka, ketika matahari telah tinggi, utusan beliau datang dengan membawa mereka. Beliau lalu memerintahkan agar mereka dihukum, maka tangan dan kaki mereka dipotong, mata mereka dicongkel, lalu mereka dibuang ke pada pasir yang panas.

Mereka minta minum namun tidak diberi.” Abu Qilabah mengatakan, “Mereka semua telah mencuri, membunuh, murtad setelah keimanan dan memerangi Allah dan rasul-Nya.” (HR. Bukhari: 226) – http://hadits.in/bukhari/226 “Sesungguhnya dalam air kencing unta dan susunya mengandung obat bagi penyakit di dalam perut mereka.” (HR. Ahmad: 2545) – http://hadits.in/ahmad/2545 “‘Anbasah berkata; Telah menceritakan kepada kami Anas mengenai hal ini dan itu. Aku berkata; dan kepadaku Anas menceritakannya, ia berkata; suatu kaum pernah menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam seraya berkata; Cuaca kota ini sudah tidak cocok bagi kami. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ini ada beberapa hewan ternak milik kami, maka keluarlah kalian dan minumlah dari susu dan air kencingnya. Lalu mereka pun meminum susu dan air kencing unta hingga mereka segar kembali…”

Apalagi beberapa waktu lalu, Badan Kesehatan Dunia WHO sempat memperingatkan untuk menghindari kencing unta karena diduga penyebaran virus MERS berasal dari kencing unta.
WHO curiga virus ini benar-benar menyebar ke manusia dari hewan menyusul laporan seorang pria yang terkena strain MERS karena memiliki unta dan sapi.

Teori ini semakin memperkuat dugaan penyebaran virus dan bahaya unta. Ditambah lagi, para pasien yang terkena virus cenderung memiliki penyakit kronis bawaan.

“Penderita diabetes, gagal ginjal dan penyakit paru-paru kronis berisiko tinggi terjangkit MERS. Jaga kebersihan umum seperti menghindari kontak dekat dengan hewan, terutama unta, dan cuci tangan setelah melakukan kontak dengan hewan. Ini harus dipatuhi,” tulis WHO.

Perbincangan tentang Bachtiar Nasir meminum kencing unta membuat akun Twitter @blogdokter ikut berkomentar.

Dalam dunia kedokteran, apapun bisa dijadikan obat selama telah bisa dibuktikan khasiatnya maupun efek sampingnya melalui sebuah studi ilmiah.”

“Bila campuran susu dan kencing onta tersebut belum bisa dibuktikan manfaatnya secara ilmiah, tentu saja menyesatkan bila diakui bermanfaat bagi kesehatan.”

Cuitan @blogdokter ini mendapat tanggapan beragam dari netizen.

@NikoPPratama “@blogdokter simple saja sih dok, agama kami (islam) meyakini itu suatu kebenaran krn ditopang oleh dalil yg shahih, biarpun itu bertentangan dgn logika dan ilmu pengetahuan modern, krn itu yg namanya mengimani. sama seperti dalam kepercayaan anda yg menghormati binatang sapi. emoticon-Smilie”

@beauchose “@NikoPPratama @blogdokter Dalilnya gimana mas?”

@belindch “@NikoPPratama @blogdokter Kencing onta enggak najis, emang?”
@hollabackneea “@NikoPPratama @blogdokter Seriously ada dalilnya???? Coba dishare skalian dalilnya, krn sy jg muslim baru tau kl ada dalil seperti itu..”

Video Viral, Ustaz Bachtiar Nasir Minum Air Kencing Unta

Ada lagi pendapat menohok dari akun

Lalu bagaimanakah hukum meminum kencing unta dalam pandangan ulama?
Dikutip dari mustanir.com ada beberapa pendapat ulama mengenai hal tersebut.
Jumhur ulama khususnya mazhab Asy-Syafi’iyah dan Al-Hanafiyah menegaskan bahwa semua benda yang keluar dari tubuh hewan lewat kemaluan depan atau belakang adalah benda najis.

Tidak peduli apakah hewan itu halal dagingnya, atau kah hewan itu tidak halal.

Namun pendapat mazhab Al-Hanabilah menyebutkan bahwa air kencing dan kotoran hewan yang halal dagingnya, atau halal air susunya, bukan termasuk benda najis.

Pengikut mazhab Al-Hanabilah, seperti mereka yang tinggal di Saudi Arabia, ketidak-najisan air kencing dan kotoran unta, kambing, sapi dan sejenisnya, dianggap biasa-biasa saja.
Karena sejak kecil mereka diajarkan demikian.

Mereka menyodorkan hadits-hadits, misalnya diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW mengizinkan seorang shahabatnya minum air kencing unta sebagai obat untuk penyembuhan.

Beberapa orang dari kabilah ‘Ukel dan Urainah singgah di kota Madinah. Tidak berapa lama perut mereka menjadi kembung dan bengkak karena tak tahan dengan cuaca Madinah. Menyaksikan tamunya mengalami hal itu, Nabi SAW memerintahkan mereka untuk mendatangi unta-unta milik Nabi yang digembalakan di luar kota Madinah, lalu minum dari air kencing dan susu unta-unta tersebut. (HR. Bukhari Muslim)

Sumber: infoteratas.com

Tinggalkan Balasan